Kamis, 27 November 2014

Faktor Penyebab Wanita Susah Hamil


Setiap orang yang mulai membina rumah tangga pasti merindukan momongan yang lucu untuk meramaikan rumah dan merekatkan hubungan suami istri. Hal ini membuat banyak orang mencari tips cara cepat hamil agar kehidupan pernikahannya lebih bahagia. Namun, tidak jarang juga pasangan yang sulit untuk mendapatkan momongan. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi indikasi penyebab mengapa calon ibu menjadi sulit hamil. Mau tahu faktor apa saja yang mungkin dapat menjadi penyebab calon ibu tidak kunjung mendapatkan momongan? Berikut ini ulasannya.

1. Menopause dini
Menopause dini terjadi pada wanita yang berusia 30-40 tahun yang tidak  mengalami menstruasi; ovarium tidak menerima sinyal hormon dari tubuh sehingga tidak lagi memproduksi sel telur. Menopause dini terjadi pada wanita di usia reproduksi. Penyebab menopause dini adalah faktor keturunan atau genetik, pecandu rokok dan minuman keras, pernah mengalami operasi pengangkatan ovarium, menjalani kemoterapi yang bisa merusak ovarium. Karena ovarium tidak menghasilkan sel telur lagi, ya tidak bisa terjadi pembuahan dan kehamilan.

2. Alergi sperma
Wanita yang tubuhnya memiliki alergi terhadap sperma akan memproduksi hormon antisperma/antibodi yang akan melawan sperma yang masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini menjadikan sel telur tidak dapat dibuahi. Hormon antisperma harus dilawan dengan cara menyuntikan zat tertentu (paternal leukocyte immunization).

3. Wanita yang terlalu kurus atau terlalu gemuk
Tubuh wanita  yang tidak dalam kondisi yang ideal akan berada dalam kondisi yang “tidak subur”
Wanita yang mempunyai masalah kelebihan berat badan juga berada dalam kondisi sulit hamil. Hal ini karena kadar lemak yang terlalu banyak bisa menyebabkan kelebihan produksi estrogen yang berakibat pada proses ovulasi berjalan tidak teratur. Obesitas juga bisa meningkatkan risiko keguguran.

4. Menunda Kehamilan
Jaman sekarang banyak wanita yang fokus pada karirnya dan memutuskan untuk menunda  rencana kehamilan. Sementara usia semakin bertambah dimana akan berpengaruh pada produksi dan kualitas sel telurnya. Mulai usia 35 tahun, kemungkinan untuk bisa hamil akan semakin sulit, terutama untuk Anda yang belum pernah hamil.

5. Penyakit Menular Seksual (PMS)
PMS merupakan penyebab utama infertilitas pada wanita. Antara 10% dan 40% wanita yang terinfeksi klamidia yang tidak diobati berpotensi menderita gejala penyakit radang panggul. Infeksi kerusakan tuba bertanggung jawab terhadap 30% sampai 40% kasus infertilitas perempuan. Wanita yang pernah menderita penyakit radang panggul memiliki kemungkinan 6 sampai 10 kali untuk mengembangkan ektopik (tuba) kehamilan dibandingkan dengan mereka yang tidak. Dan 40% sampai 50% dari kehamilan ektopik bisa dikaitkan dengan penyakit radang panggul yang diderita sebelumnya. Infeksi dengan jenis tertentu dari human papillomavirus dapat mengarah pada perkembangan kanker kelamin dan kanker leher rahim pada wanita.


Faktor penyebab susah hamil pada wanita atau pada istri, tidak berasal dari wanita saja. Faktor suami juga bisa berpengaruh seperti:

1.Jumlah Sperma Sedikit/kualitas sperma
Kesuburan tidak hanya tergantung pada wanita, tetapi juga pada sperma pria. Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 20 juta sperma per mililiter air mani sangat kurang untuk membuahi sel telur. Namun demikian, terkadang jumlah sperma yang sedikit tetap bisa membuahi sel telur. Apabila jumlah sperma terlalu sedikit, kualitasnya harus sangat bagus dan kuat untuk melakukan proses pembuahan pada sel telur

2. Terlalu banyak berolahraga atau aktifitas berat
Pria yang berolahraga terlalu banyak dapat menaikkan suhu internal dari testis yang menyebabkan sperma mati. Sangat berpengaruh pada jumlah sperma dan kualitas sperma.

Di dalam buku panduan cepat hamil, Anda akan mengetahui jenis-jenis pemeriksaan yang bisa Anda lakukan sendiri (untuk mengetahui penyebab susah hamil) tanpa harus panik melakukan pemeriksaan yang membutuhkan biaya yang cukup besar. Anda juga bisa menilai tingkat kesuburan Anda dan pasangan. Di dalam paket cepat hamil, Anda tidak hanya mendapatkan buku panduan, Anda juga mendapat sesi konsultasi gratis via email dengan dr. Rosdiana Ramli, SpOG; apabila Anda menemukan kesulitan dalam memahami bukunya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar